dini hari di tanggal 27 bulan sepuluh ini, rasanya dingin lebih dari hari2 sebelumnya. Ditambah pula aku lupa menutup jendela kamarku. Mata tidak bisa dipejamkan lagi. Pikiranku mengawang. Di luar begitu sunyi, bahkan suara cicak pun terdengar begitu jelas. Sunyi ini tidak di pikiranku. Riuh lah yang lebih tepat menggambarkan isi kepalaku.
Archive for October, 2008
dini hari yang dingin
October 27, 2008
24 keping coklat
October 27, 2008
selain mawar, aku juga punya 24 batang keping coklat
untuk yang mengisi jalan cerita hidupku, yang mewarnaiku, dulu, bahkan sampai saat ini belum hilang ingatanku tentang mereka :
3 batang coklat bersampul biru : untuk papa nila
4 batang coklat bersampul jingga : untuk itsnataini rahmadillah
24 mawar
October 27, 2008
ada 24 mawar di kebunku
1 mawar berjuta warna, dgn Cahaya Indah yang tak pernah redup : kusembahkan untuk Sang Pemilik kebun, Penggenggam jiwaku
1 mawar emas berkilauan, kuhaturkan bagi Rosul terakhir dan keluarganya yang disucikan
1 mawar coklat, untuk guru-guruku yang menyebarkan ilmu
…
October 16, 2008
mencoba menapakkan kaki
dengan sebenar-benarnya tapakan
menghirup udara
dengan sesungguh-sungguhnya hirupan
dimana aku,
dipertengahan jalan bersimpang
kemana aku,
kiri, kanan, depan, atau belakang
(take me by the hand, take me somewhere new, Don’t know who you are, but i… am with you.. -avril)
lirik sebuah lagu
October 14, 2008
pagi hijau, daun diusap embun
biaskan sapaan,
senyummu.. senyummu..
merajut, hari-hari panjang
menatapi, beningnya hati
sampai kapan..
masih di sana,
menyatakan langkah sendiri,
langkah.. sendiri..
fwwuhhhhhh
October 8, 2008
hwot sud ai du
sahabat kecil by IPANG
October 7, 2008
Baru saja berakhir
Hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban
Kilauan indahnya pelangi